Peran Muhammadiyah dalam Moderasi Beragama di Indonesia- Sebagai Pelopor dan Penjaga Kerukunan Beragama

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62083/0apwf271

Keywords:

Muhamammadiyah, Moderasi Beragama, Kerukunan Beragama

Abstract

Since its inception, Muhammadiyah, which was founded in 1912 by KH Ahmad Dahlan, has had DNA and a commitment to religious moderation. This article discusses Muhammadiyah's role in promoting religious moderation and examines how this organization is a pioneer in creating inter-religious harmony in Indonesia. This research uses a qualitative approach with a literature study method by taking several data and references sourced from several fatwas, articles and websites of the Ministry of Religion, as well as various literature that supports the topics discussed in this research. The data that has been collected is analyzed and interpreted through discussions between the authors to arrive at the research objectives. The research results show that Muhammadiyah has made a significant contribution in spreading the values ​​of tolerance and inclusiveness which support social stability in Indonesia.

Abstrak

Sejak awal, Muhammadiyah yang didirikan pada tahun 1912 oleh KH Ahmad Dahlan telah memiliki DNA dan komitmen terhadap moderasi beragama. Artikel ini membahas peran Muhammadiyah dalam mempromosikan moderasi beragama dan mengkaji bagaimana organisasi ini menjadi pelopor dalam menciptakan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dengan mengambil beberapa data dan referensi yang bersumber dari beberapa fatwa, artikel, dan website Kementerian Agama, serta berbagai literatur yang mendukung topik dalam pembahasan penelitian ini. Data yang telah terkumpul tersebut dianalisis dan diinterpretasi melalui diskusi di antara para penulis hingga sampai pada tujuan-tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah memiliki kontribusi signifikan dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan inklusivitas yang mendukung stabilitas sosial di Indonesia.

References

Adil Winata Surya Pratama, Intan Nuraini, Tuti Adhi Thama, Mochamad Hardiansyah, & Milana Abdillah Subarkah. (2024). Pendidikan Karakter Al-Islam Kemuhammadiyahan di Era Disrupsi. Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 2(1), 45-58.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (1982). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theory and Methods. Allyn and Bacon.

Ilham. (2021). Moderasi Beragama dalam Perspektif Muhammadiyah. Retrieved from Muhammadiyah.or.id. Diakses pada 19 Juli 2024.

Ikhwan, M., Azhar, A., Wahyudi, D., & Alfiyanto, A. (2023). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Memperkuat Moderasi Beragama di Indonesia. Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam, 21(1), 1-15.

Nasikhin, Nasikhin, Raharjo Raharjo, & Nasikhin Nasikhin. (2022). Moderasi Beragama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam Konsep Islam Nusantara dan Islam Berkemajuan. Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman, 11(1), 19-34.

Qodir, Zuly. (2019). Muhammadiyah Memperkuat Moderasi Islam, Memutus Radikalisme. Maarif, 14(2), 55-72.

Subarkah, Milana Abdillah. (2023). Pengaruh Pendidikan Agama dalam Meningkatkan Moderasi Beragama di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 78-89.

Subarkah, Milana Abdillah. (2022). Peran Sosial Muhammadiyah dalam Penguatan Moderasi Beragama. Sosial Budaya, 10(3), 45-60.

Subarkah, Milana Abdillah. (2024). Muhammadiyah Sebagai Gerakan Pendidikan Islami, Sosial dan Ekonomi (Studi Muhammadiyah Daerah Ciledug). Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 2(2), 53-66.

Downloads

Published

2024-12-28

How to Cite

Peran Muhammadiyah dalam Moderasi Beragama di Indonesia- Sebagai Pelopor dan Penjaga Kerukunan Beragama. (2024). Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences, 2(4), 165-174. https://doi.org/10.62083/0apwf271

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.