Donor Bank ASI dalam Pandangan Islam dan Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.62083/masterpiece.v4i1.216Keywords:
Donor Asi, Islam, KesehatanAbstract
Breast milk donation is a medical and social solution for babies who cannot get breast milk directly from their biological mothers. This practice is increasingly growing in Indonesia along with the increasing awareness of the importance of exclusive breastfeeding. However, from an Islamic perspective, breast milk donation is not just a medical issue, but also concerns aspects of sharia law, mahram relations, and protection of lineage. This article examines breast milk donation in depth from an Islamic perspective, covering sharia arguments, fatwas from scholars, legal provisions, and implementation challenges in modern society.
Abstraksi
Donor Air Susu Ibu (ASI) merupakan solusi medis dan sosial bagi bayi yang tidak dapat memperoleh ASI langsung dari ibu kandungnya. Praktik ini semakin berkembang di Indonesia seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya ASI eksklusif. Namun, dalam perspektif Islam, donor ASI tidak sekadar persoalan medis, melainkan juga menyangkut aspek hukum syariah, hubungan kemahraman, dan perlindungan nasab. Artikel ini mengkaji donor ASI secara mendalam menurut pandangan Islam, mencakup dalil-dalil syar'i, fatwa ulama, ketentuan hukum, serta tantangan implementasi di masyarakat modern.
References
Abdul Halim, “Donor ASI Dalam Perspektif Hukum Islam”, Jurnal (Institut Keislaman Abdullah Fakih (INFAKA) Manyar Gresik), h. 4
Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim. (2003). Shahih fiqh sunnah wa adillatuhu wa taudhihu madzahib al-aimmah (Jil. 3, cet. 1). Kairo: Al-Maktabah At-Taufiqiyyah.
Ahwan Fanani, “Bank Air Susu Ibu (ASI) dalam Tinjauan Hukum Islam”, Jurnal (Ishraqi, Vol. 10, No. 1, juni 2012), h.85-86
Al Latifa, S. (2023). Lactashare: Donor ASI di Indonesia perspektif hukum Islam. Jurnal Pagaruyuang.
An-Naisaburi, M. bin Al-Hajjaj. (1998). Shahih Muslim. Riyadh: Baitu Al-Afkar Ad-Dauliyyah.
An-Namlah, A. K. bin A. (2000). Al-jami' li masaili ushul fiqhi wa tathbiqatuha 'ala almadzhabi ar-rajih (Cet. 1). Riyadh: Maktabah Ar-Rusyd.
Annisa, A. N. (2023). Rekontekstualisasi radha’ah di era digital (Studi donor ASI di Lactashare). TAHKIM: Jurnal Hukum dan Syariah, 19(2), 77–90.
Arifiani, E. N. (2023). Konsep al-radha’ah dan hukum donasi ASI beserta implikasinya menurut hukum Islam di Kelurahan Gayamsari Semarang [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung].
Boy, E., Hasibuan, R. I., Rasyid, A. M., Ilhamsyah, N., Shafira, C. S., Handewi, A. F., ...Harus, P. M. (2023). The impact of exclusive breastfeeding and timely complementary feeding on the nutritional status of toddlers. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia.
Budi, S. C. (2021). Konsep radha’ah anak pada yayasan donor Air Susu Ibu (ASI): Studi kasus di Lactashare Indonesia [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang].
Budi, S. C. (2022). Konsep radha’ah anak pada yayasan donor Air Susu Ibu (ASI): Studi kasus di Lactashare Indonesia [Skripsi, UIN Walisongo Semarang].
Damayanti, R., Suryani, S., & Fitriani, F. (2020). Manfaat pemberian ASI terhadap perkembangan bayi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 33–41.
Daud, D., Ramadani, R., & Fitriani, Y. (2019). Dampak ketidakmampuan ibu memberikan ASI terhadap pertumbuhan bayi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 120–126.
Febrianti, E., Agrina, & Bayahkki. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI
Eksklusif di Wilayah Pesisir. Jurnal Kesehatan Jompa, 8–16.
Gholamali, L. (2020). Islamic perspectives on breastfeeding: A review of jurisprudential and
ethical issues. Iranian Journal of Pediatrics, 30(4), 229–236.
Hamdan, H. (2023). Konsep radha’ah dalam hukum Islam dan implikasinya terhadap donor
ASI. Jurnal Hukum Islam, 21(1), 45–60.
Hidayati, T. W. (2023). Analisis Fatwa di Indonesia tentang Kemahraman Akibat Donor ASI:
Kajian terhadap Fatwa MUI, NU, dan Muhammadiyah. Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner, 8(2), 153–170.
Hosseinzadeh, S., Azizi, H., & Bagheri, M. (2022). Religious leaders' perspectives on human
milk donation in Muslim communities. Journal of Religion and Health, 61(2), 897910.
Ihsani, H. A., & Ruhdiat, R. (2025). The effect of exclusive breastfeeding on infant immunity
status through sick baby visits at the Puskesmas in Sumberjaya Village. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Juniarti, N., Suharti, S., & Nugroho, R. (2023). Donor ASI sebagai alternatif pemenuhan nutrisi bayi: Tinjauan global dan lokal. Jurnal Keperawatan Global, 8(1), 55–64.
Julizar, M., & Muslim. (2021). Efektivitas ASI eksklusif pada perkembangan motorik kasar bayi. Jurnal Kebidanan Mahayati.
Lahaji, & Ibrahim, S. (2019). Wawasan fikih Indonesia: Studi tentang periwayatan dan penalaran hukum wali nikah. Al-Ulum, 19(1), 1–26.
Layrenshia, M., & Pambudi, R. A. (2022). Studi perilaku pendonor ASI dalam konteks kesehatan dan agama. Jurnal Gizi Ibu dan Anak, 4(2), 134–145.
MIYAH. (2019). Donor ASI dalam perspektif hukum Islam dan perlindungan nasab. Jurnal Studi Islam, 7(3), 279–288.
Muji, & Ilhamsyah, R. (2023). Hukum ar-Radha’ah dalam Islam: Teks Al-Qur’an, Hadits dan pandangan ulama. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 2(1), 67–78.
Muda, S. M., & Nazri, N. A. (2020). The concept of human milk donation and milk kinship in Islam. International Journal of Care Scholars, 3(1), 41–44.
Muhammad Ali Mukhtar, “Studi Analisis Tentang Fatwa MUI Nomor 28 Tahun 2013 Tentang Donor Asi (Istirdla’) Kaitannya dengan Radla’ah Dalam Perkawinan”, (Skripsi Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang 2015), h. 1-3
Niar, M., Sari, R. N., & Putri, F. R. (2021). Faktor penyebab ibu tidak menyusui secara eksklusif di Indonesia. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 12(3), 215–221.
Norsyamlina, C. A., Zulkifli, M. R., & Hanafi, N. H. (2021). Wet nursing practices among Muslim mothers in Selangor, Malaysia. Journal of Islamic Studies, 9(2), 101–115.
Nurcahyo, E., & Khuzaiyah, S. (2018). Perlindungan hukum bayi melalui pemberian ASI eksklusif dalam prespektif Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 4(1), 52–64.
Ozdemir, M., Sahin, H., & Yilmaz, E. (2015). The importance of breastfeeding in the Quran: A review of Islamic teaching and scientific evidence. Journal of Religion and Health, 54(5), 1842–1850.
Rahmadani, I., Safitri, D., & Arifah, L. (2020). Kecemasan ibu dan dampaknya terhadap proses menyusui. Jurnal Psikologi, 18(2), 88–95.
Ramachandran, P., Aziz, N. A., & Mohamad, M. (2024). Persepsi ibu Muslim di Malaysia
terhadap bank ASI: Antara manfaat dan tantangan syariah. Malaysian Journal of
Health Sciences, 20(1), 50–59. Rohman, A. M. I. (2021). Transaksi jual beli dengan objek Asip (Air Susu Ibu Perah). JuristDiction, 4(4), 1251–1284.
Rohman, F., & Latifah, N. (2024). Urgensi regulasi syariah dalam praktik donor ASI di Indonesia. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 34(1), 75–90.
Rohman, K. S. P. (2023). Hukum donor ASI dan implikasinya terhadap status nasab perspektif Yusuf Al Qardhawi dengan fatwa MUI. Jurnal Muqaranah, 5(2), 249–265.
Salsabila, T. (2023, June 26). Praktik donor ASI di komunitas peduli ASI (Air Susu Ibu) Kediri dalam tinjauan hukum Islam dan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012 [Skripsi, UIN Syekh Wasil Kediri].
Saraswati, P. M., Hartati, N. N., Suratiah, & Runiari, N. (2023). Hubungan tingkat kecemasan ibu menyusui dengan kelancaran pengeluaran ASI di masa pandemi Covid-19. Jurnal Gema Keperawatan, 111–123.
The, R. A., Wahyuni, S., & Lestari, A. (2023). Pentingnya pemberian ASI eksklusif untuk bayi dan peran tenaga kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(2), 145–152.
Titi Rahmalia, “Keberadaan Bank Asi Di Indonesia Menurut Tinjauan Hukum Islam”, (Skripsi Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Ambon 2015), h. 14
Wiguna, S. S., Qinasih, A. P., Jannah, A. S. M., Aulia, H., Fadilah, W., & Anwar, S. (2024). Donor ASI dalam pandangan medis, hukum, dan agama di Indonesia. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang, 8(11).
World Health Organization. (2003). Global strategy for infant and young child feeding. Geneva: WHO.
Zidni, I. (2022). Implikasi milk kinship dalam hukum Islam dan tantangan donor ASI di era modern. Jurnal Syariah dan Hukum Islam, 14(2), 134–148. .Identitas, dan Tantangan Relasi Horizontal. In I. Burdah, N. Kailani, & M. Ikhwan (Eds.), Ulama, Politik, dan Narasi Kebangsaan. Yogyakarta: PusPIDeP.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Titin Setiawati, Wahyu Pudjiastuti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

