Pendekatan Kurikulum Integratif dalam Optimalisasi Manajemen Tahfizh Al-Qur’an

Authors

DOI:

https://doi.org/10.62083/intifa.1.3.116

Keywords:

Kurikulum Integratif, Manajemen Tahfizh, Tahfizh Al-Qur'an, Optimalisasi Pembelajaran

Abstract

This research explores the optimization of Quranic memorization management through an integrative curriculum approach. The primary focus is to understand how the implementation of an integrative curriculum can enhance the memorization achievements of students. Using a qualitative research method through a literature review, this study delves into the concepts and application of an integrative curriculum in the context of Quranic education. The underlying hypothesis is that a well-implemented integrative curriculum can improve the effectiveness of tahfizh management, thereby enhancing students' memorization performance. The findings indicate that an integrative curriculum, which combines religious and general knowledge, significantly contributes to the improvement of students' memorization quality, supported by effective management and teaching methods tailored to students' characteristics. The study concludes by emphasizing the importance of applying an integrative curriculum in Quranic educational institutions as an effective strategy for improving students' learning outcomes. This research provides valuable insights into the development of Islamic education management, particularly in the context of Quranic memorization programs.

 

Abstrak

Penelitian ini membahas optimalisasi manajemen tahfizh Al-Qur'an melalui pendekatan kurikulum integratif. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penerapan kurikulum integratif dapat meningkatkan prestasi hafalan santri. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi konsep dan penerapan kurikulum integratif dalam konteks pendidikan tahfizh. Hipotesis yang mendasari penelitian ini adalah bahwa penerapan kurikulum integratif yang tepat dapat meningkatkan efektivitas manajemen tahfizh, sehingga memperbaiki capaian hafalan santri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurikulum integratif yang menggabungkan antara ilmu agama dan ilmu umum memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hafalan santri, didukung oleh manajemen yang baik serta metode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik santri. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan kurikulum integratif dalam institusi pendidikan tahfizh sebagai strategi efektif dalam meningkatkan hasil belajar santri. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam, khususnya dalam konteks pendidikan tahfizh.

References

Ahmadi, A. (1984). Pengantar Kurikulum. Surabaya: Bina Ilmu.

Alberty, H. B. (1962). Reorganizing the High School Curriculum. New York: The Macmillan.

Arifin, M. (1996). Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Baharun, H. (2017). Pengembangan Kurikulum Teori Dan Praktik Konsep, Prinsip, Model, Pendekatan dan Langkah-langkah Pengembangan Kurikulum PAI. Probolinggo: Pustaka Nurja.

Beane, J. A. (1997). Curriculum integration: Designing the core of democratic education. New York: Teachers College Press.

Boobi, D. P., & Henarcki, M. (2011). Quantum Learning Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: PT. Mizan Pustaka.

Dalyono, M. (2009). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Dawam, A., & Ta’arifin, A. (2005). Manajemen Madrasah Berbasis Pesantren. Jakarta: Lista Farista Putra.

Djamarah, S. B. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Fauzan. (2017). Kurikulum dan Pembelajaran. Ciputat: Gaung Persada Press.

Fauzan, & Arifin, F. (2022). Desain Kurikulum dan Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Kencana.

Fogarty, R., & Pete, Brian. M. (2009). How To Integrate The Curricula. California: Corwin.

Hamalik, O. (2001). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamalik, O. (2017). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hasan, S. H. (2009). Evaluasi Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hidayati, W. (2012). Pengembangan Kurikulum. Yogyakarta: PT. Pustaka Insan Madani.

Juanda, A. (2014). Landasan Kurikulum dan Pembelajaran Berorientasi Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013. Bandung: CV. Confident.

Kurniawan, D. (2014). Pembelajaran Terpadu; Teori, Praktik dan Penilaian. Bandung: Alfabeta.

Miel, A. (1946). Changing the Curriculum: A Social Process. New York: D. Apppleton-Century Company.

Musfah, J. (2015). Manajemen Pendidikan, Teori, Kebijakan, Praktik. Jakarta: Prenadamedia Group.

Nasution. (2006). Kurikulum dan Pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Nasution, S. (2000). Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurdin, S., & Usman, M. B. (2002). Guru Profesional dan Implementasi Kurikulum. Jakarta: Ciputat Press.

Nurgiyantoro, B. (1998). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah; Sebuah Pengantar Teoritis dan Pelaksanaan. Yogyakarta: BPFE.

Ramayulis. (2004). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Rosyada, D. (2013). Paradigma Pendidikan Demokratis. Jakarta: Kencana.

Rusman. (2011). Manajemen Kurikulum. Jakarta: Rajawali Press.

Sa’dulloh. (2008). 9 Cara Cepat Menghafal Al-Qur’an. Jakarta: Gema Insani.

Sardiman, A. M. (2005). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Saylor, J. G., Alexander, W. M., & Lewis, A. J. (1981). Curriculum Planning For Better Teaching And Learning. Jepang: HoltSaunders.

Sirjani, R. (2014). Cara Cepat Hafal Al-Qur’an. SOlo: Aqwam Media.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sudarman. (2019). Buku Ajar Pengembangan Kurikulum Kajian Teori dan Praktik. Samarinda: Mulawarman University Press.

Sukmadinata, N. S. (2009). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sultana, N. (2014). Educational Leadership and Management. Islamabad: Allama Iqbal Open University.

Suparlan. (2011). Tanya Jawab Pengembangan Kurikulum dan Materi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Surakhmad, W. (1998). Pengantar Interaksi Mengajar-Belajar Dasar. Bandung: Tarsito.

Suryosubroto, B. (2010). Manajemen Pendidikan di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Tim Penyusun. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

Tu’u, T. (2004). Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: PT. Grasindo.

Utsaimin, M. bin S. (2016). Ushulun fit Tafsir. Solo: Al-Qowam.

Wahyudin, D. (2014). Manajemen Kurikulum. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wijaya, A. (1994). Bimbingan Praktis Menghafal al-Qur’an. Jakarta: Bumi Aksara.

Winarso, W. (2015). Dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah. Cirebon: Labsos.

Winkel, W. S. (1996). Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT. Gramedia.

Yunus, M. (2010). Kamus Arab—Indonesia. Ciputat: PT. Mahmud Yunus Wa Dzurriyyah.

Zen, M. (2013). Tahfizh Al-Qur’an Metode Lauhun Panduan Menghafal Al-Qur’an di Pesantren dan Pendidikan Formal (Tsanawiyah, Aliyah, dan Perguruan Tinggi). Jakarta: Transpustaka.

Downloads

Published

14-09-2024

How to Cite

Pendekatan Kurikulum Integratif dalam Optimalisasi Manajemen Tahfizh Al-Qur’an. (2024). INTIFA: Journal of Education and Language, 1(3), 202-217. https://doi.org/10.62083/intifa.1.3.116

Similar Articles

1-10 of 74

You may also start an advanced similarity search for this article.